BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Notifications!

29/04/2010, Thursday.

http://emo.huhiho.com

Semoga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan..

Memoirs

Monday, April 19, 2010

Valuable Lessons

Bonsoir bloggers, postingan kedua malam ini.. bakal jadi postingan pendek aja kok.

I've learned some valuable lessons today.

1. You can't go on trusting everybody.
2. Skandal adalah keberan yang disembunyikan, seriously.
3. Reputasi.. mungkin itulah yang dipikirkan pembohong saat ini. Pada akhirnya, mereka akan tahu, lies leads to loathes, for Gawd's sake!
4. If I don't think about problems, it wouldn't drive me mad. Gue kudu belajar cuek.
5. Ini salah satu pelajaran yang gue suka;

Pernah nggak denger Fiona Apple? Yang di internet itu pada bilang dia meninggal, padahal enggak? Sampe di dunia nyata beneran disangka meninggal. Katanya, "I read on the internet that I was dead," padahal idup-idup aja tuh sejahtera.

Pelajaran di dalemnya tuh, kalo memang belom dikonfirmasi, kita nggak boleh ambil tindakan dulu, dan dengan bebasnya melakukan sesuatu.. itu bisa berujung pada hal yang memalukan.

6. Hey, kalo kamu sekolah di sekolah yang di mana semua penghuninya; cewek maupun cowok, mulutnya beringas (alias tukang gosip), jangan pernah nanya sama orang yang digosipin. He/she'll give us the opposite answer.

Misalnya si N tuh suka sama si L dan informasi ini tuh rahasiaaa bangets, dan pada suatu hari ada gosip yang beredar soal kejadian apa gitu soal si N dan L yang jadi skandal. Dan kejadian ini, ternyata sebuah fakta. Naah, si N ini tau betul kalo anak-anak di sekolahnya itu mulutnya kayak gajah nggak dikandangin, beringas bebas lepas dan seenak jidat kalo ngomong. Suka dilebih-lebihkan malah.

Pas ditanya, "N, apa bener lo sama si L itu begini begitu blablabla?"

Gue yakin banget si N pasti jawab, "Enggak kok. Siapa sih yang bikin gosip?"

Yah, kalo kalian sekolah di sekolah yang penghuninya semua mulutnya kayak gajah nggak dikandangin; beringas bebas lepas dan seenak jidat kalo ngomong, lebih baik elo jawab all the opposite aja deh. Tapi kalo mau jujur, mendingan lo konfirmasi dulu sama yang elo libatkan. Salah-salah bisa-bisa elo digencet.

7. I've always been out of touch with reality. Seriously.

Gue merasa otak gue yang kebanyakan menghalalkan imajinasi bikin gue kena penyakit pemimpi kronis. Gue cuma pengen hidup gue berjalan sebagaimana mau gue; seperti di khayalan gue, seperti di bukubuku gue. Tapi ternyata nggak bisa semudah itu. Well, it may be crazy and absurd and kinda makes me wanna commit suicide, but it's my life. I can't leave it foolishly.

***

Dan pada akhirnya, gue mau ngequote beberapa orang yaa:

"I'm nothing more than what you actually see, but I am also the complete opposite." (Keren Ann)

"These times are so hard, and it's getting even harder." (Eminem)

"What girls do to each other is beyond description. No Chinese torture comes close." (Tori Amos) *tru dat!*

"For the world to be interesting, you have to be manipulating it all the time." (Brian Eno)

"Sorrow is so easy to express, yet so hardto tell." (Joni Mitchell) *100% fact with no lies*

"God forbid you to sing about love. It's a lost concept." (Lenny Kravitz) *and I seriously heart this quote!*

"I hate that word, 'mature', but I guess I am growing up." (Sheryll Crow) *HYPE, I agree! LOL*

"A girl can do what she wants to do and that's what I'm gonna do. I don't give a damn 'bout my bad reputation." (Joan Jett and The Blackhearts) *in fact, nobody gives a damn about it I guess..*

***

Yak, gue sadar ini semua memang tentang pergaulan.. tapi itulah yang lagi jadi masalah gue kali ini. Hmmmm.. mirip film apa ya? Akh, lupa. Anyhoo, gue lagi down banget karena ini sampe sempet pengen banting laptop, tapi nggak jadi soalnya laptopnya nggak salah. Jadi mendingan besok gue gampar aja deh orangnya, haha. Nggak ding, ngapain coba?

If you fight fire with fire, all you get is a bigger fire.

Btw, gue kayaknya bakal bikin 1-2 novel lagi, karena SEVEN udah mau selesai. You should read it, I'm psyched about the story. Sekarang udah bikin kok, kayaknya cerita ini penggarapannya bisa lebih cepet.. I wish. Wish me luck yaa.

Ya udah sekarang gue mau baca novel lagi aja ah.

Bonsoir, bloggers!

In Every Move, Every Step.. You Better Watch Out

Bonsoir bloggers, selamat malam semuanya.

Gue lagi seneeeeeeng banget, masya Allah. Iya, gue udah cerita dari kemarin kalo gue deg-degan banget. Karena, hari ini adalah pengumuman hasil tes Penerimaan Peserta Didik Baru SMPN 5 Bandung.

Tadi siang pulang sekolah, jam 12, gue meluncur bersama emak gue tersayang ke SMP 5. Pas lagi di ruangan, gue ketemu Naufal, jadi aja gue tanya, "Naufal, keterima ga?"

"Keterima," si Naufal menjawab mantap.

"Wew, selamat."

Sebenernya gue rada minder juga sih... soalnya Fira sama Dita nggak keterima. Gimana gue nggak horor? Mereka kan, pinter-pinter! Oh Tuhan. Gue pun terduduk di bangku, menunduk sambil merapal doa yang selalu gue ucapkan setelah shalat; setelah doa teruntuk kedua orang tua gue.

Ya Allah, hamba sering sekali meminta dalam doa hamba,
tapi kali ini hamba benar-benar memohoooon,
aku ini lemah, ya Allah,
tanpa anugerah dariMu aku tidak mungkin berdiri di sini sekarang,
bisa saja saat aku berjalan habis ini,
aku menginjak duri,
dan langkah selanjutnya, aku menginjak paku,
marabahaya bisa datang kapan saja ya Allah,
tapi selama ini aku punya Engkau yang melindungiku..

Aku lemah,
karena itu aku selalu memohon dan meminta pertolongan kepadaMu,
tolong aku untuk kesekian kalinya ya Allah,
aku pengeeeen banget masuk ke SMP 5 ini,
jadikanlah pilihan ini sebagai yang terbaik bagiku, ya Allah..

Dan teman-teman hamba ya Allah,
Engkau tau siapa dan bagaimana mereka,
karena sesungguhnya Engkaulah yang MahaTahu,
dan kali ini, hamba memohon untuk mereka semua,
baik yang dekat dan yang jauh,
yang baik dan yang jahat,
yang jujur dan yang khianat,
semuanya aku sayang,
jadi tolong kabulkan doaku untuk mereka ya Allah,

Sebelum aku kehilangan mereka,
buatlah mereka bahagia ya Allah,
kabulkan permohonan mereka,
iringi langkah mereka setiap saat, setiap waktu,
berikan yang terbaik buat mereka,
karena sesungguhnya mereka adalah salah satu ciptaanMu yang TERINDAH yang pernah kutemui,
jadi jagalah mereka, jagalah semua yang kusayang,
karena sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Amin.


Eh, jujur aja ya, waktu ngedoa kayak gitu gue nangis saking nervousnya. Malah sampe diliatin sama adek gue yang kecil. Terus emak gue dateng deh bawa amplop gitu, pas dibukaa... DAG DIG DUG DER bangat deh gue... takut banget hahaha. Ya udah pas dibuka, ada pernyataan LULUS paka huruf kapital dan bold, dikotakin segala. Dramatic!

Gue langsung teriak terus meluk emak gueeee, hiksss! Hyaaa, I'm effin' psyched! Yaampun gue legaaa banget saat itu, tapi ngeliat nilainya jadi rada-rada ciut sih yee.

Bahasa Indonesia : 8,50 (KKMnya 07,25 *naik lah.. alhamdulileh*)
IPA : 07,00 (KKMnya 07,00 *paspasan banget*)
Pengetahuan Umum : 07,00 (KKMnya 07,00 *lagi lagi, paspasan...*)
Matematika : 09,00 (KKMnya 07,00 *cihuuuy! math scores never bring me down!*)

Nilai-nilai di atas itu semuanya dalam caption: KALO NGGAK SALAH MAH BEGITU. Gila ajaa, semuanya paspasan banget! Adookh. Mana emak gue nakutnakutin kalo psikotes itu bakal lebih susah dan nentuin kewarasan gue untuk masuk SMP 5.

Gue langsung ngebayangin tesnya..

Orang yang ngetes : "Apakah kamu waras?"
Gue : "Menurut looo?!"
Orang yang ngetes : "Dikit..."
Gue : "..."

Yeah. Merinding disko banget gue nungguin tes besok. Gue nggak bisa minder, dan gue nggak bisa overpede! Gue cuma harus optimis aja! Yeah!

Ya udah deh gue cabut ke Tridaya, ketemu sama kawan-kawanku tersayang. Nah, pada saat itu gue dapet kabar kalo Excel keterima, Elita enggak, dan lainnya. Haaa, down.

Pas gue baru mau ngisi LJK (lagi SUN Spesial), eeh bunyi deh "The Simpsons Movie Theme"-nya GreenDay. Ada SMS. Pas gue bukaa...

From : Jambul (Firlii)
Teu lulus urang! (Nggak lulus gue!)

Whaaaa?! How come?

Ya udah aja gue nanya-nanya si Pirli, terus abis itu katanya dia yang laen pada nggak lulus.. Oh God, yang ketauan lulus tes PPDB 5 baru gue, Excel sama Naufal. But please, masa cuma kita bertiga. No no, to be more specific; KOK GUE CEWEK SENDIRI?!

Hhh, syukur aja deh ya Allah.

Pas gue pulang, gue ketemu anak-anak Salman, such as Bima, Echa, Mia, Harris sama Naufal. Ya mereka seperti biasa meledek anugerah Allah buat gue; cadel, alias nggak bisa ngomong 'r'. Yaa Bima meledak-ledak aja tuh, jealous gue keterima masuk 5. Padahal jelas pinteran si Bima (kaliii...).

Dan, ciao, gue pulang ke rumah dan langsung solat, mengulangi doa di atas itu berkali-kali.

So remember this, bloggers; in your every move, every step, every held of breath, you better watch out. Chances comes and go, some of them might be good. But danger is everywhere, it could attack you any second just now. So, remember God always and believe that God'll always protect you. Once again, in every move, every step and every held of breath... you better watch out.

***

Doain gue lulus psikotes besok ya bloggers! Smooches, bonsoir!

Sunday, April 18, 2010

Awards, From Me and You!

Bonsoir, bloggers. Di sini Nadine, dan saya di sini mau bagi-bagi AWAAAAARD, yeah!

Pertama, saya berterimakasih dulu sama Kak Ditha yang udah ngasih award ke saya. Terima kasih Donkey Girl, aku suka gambar Eeyore-nya! Ahahaha.


















Teruuus, gue dapet award dari temen baru gue yang suka berbagi cita dan cinta *cielah, sotoy*, Aqil (Love to Share)! Uyeah.













Waaaah, makasih ya. Aku baru ngasih langsung dapet lagiii, hehe. Thank you agaain..

Naaaah, sekarang, award dari gue!!

Gue yang rada males liat angka-angka ini tiba-tiba mendapat pencerahan saat melihat sidebar blog sederhana ini. Iyaa, di counter gue, visitor blog ini telah mencapai 2000! Iyee pasti yang udah ngetren bilang, "Ah dua rebu aja bangga, gue sejuta!", tapi tetap, bagi anak kecil cupu dan lugu seperti gue, 2000 itu angka yang lumayan, haha. Apalagi blog gue enggak bagus-bagus amat, alhamdulillah ada yang liat.

Terima kasih ya semuaaa.















Ini award mohon diambil dalam bentuk aslinya yaa, diklik dulu buat enlarging baru diambil, hehe. Biar lebih maksimal gitu loooh, haha.

Tagnya ini yaa:

I LIKE

+ tidur malem untuk menyelesaikan pekerjaan,
+ tees, cardigans and sneakers,
+ memberi ide-ide,
+ nulis berita fresh buat blog ini,
+ the internet,
+ alat-alat komunikasi gue yang berpengaruh sangat besar!,
+ waktu pulang sore/malem, capek, duduk di mobil sambil dengerin musik, ngelihat keluar jendela dan merenung,
+ susu cokelat,
+ dengerin orang lain yang lagi cerita,
+ gambar seseorang yang gue sukai,
+ nonton film berturut-turut sampai akhirnya tertidur,
+ nulis lagu dan cerita,
+ texting texting texting,
+ baca buku-buku tebel sampai habis, ketiduran, kemudian mimpi tentang isi buku tsb,
+ ngerendam kaki di air dingin,
+ tidur.

I HATE

- dibangunin untuk urusan nggak penting (seperti nyari remote AC di tengah malam),
- kalo orang mau cerita, tiba-tiba bilang, "nggak jadi",
- kalo orang bilang dia punya rahasia, tapi pas ditanya jawabnya, "ada aja,"! Bikin penasaran..,
- bad hair days,
- rokok, asap rokok, penggunanya, dan apapun yang berhubungan dengannya,
- susu putih, bikin eneg,
- kalo lagi nggak punya pulsa,
- cowok mesum,
- nungguin seseorang atau sesuatu hal sendirian dan nggak punya bahan bacaan,
- orang-orang yang reckless, yang nggak berpikir panjang sebelum melakukan,
- dicaci maki tanpa sebab,
- orang yang suka ngomongin di belakang tapi kalo di depan haha-hihi sok baek,
- clubbing, free sex, drugs and alcohol,
- orang yang caper,
- orang yang suka motong saat gue ngomong, dan motongnya itu sambil ngebentak, atau ngebecandain, "ooh, gitu ya rame!". that kind of people never takes you seriously, tapi mereka kalo ngomong berasa omongannya penting,
- kehilangan ide waktu lagi rame-ramenya nulis,
- ngambil barang yang nggak sengaja jatoh,
- kelupaan sesuatu dan nyarinya kalang kabut,
- terlambat.


Well, harus nulis kayak gituan, masing-masing minimal 8 hal. Kerjain loh!

Ini gue tag, specially for:
- Mutay
- Pulah
- Pida
- Kak Ditha
- Diana
- Tasha

Dan sisanya buat visitor blog gue aja yang mau repot ngambil. Kerjain loh PRnya, awas kalo enggak *asah golok*! Haha. Makasih yaa udah ngunjungin blog gue. Woot!

Eh, btw guys, gue tadi siang chat sama si Muti.. bikin cerita gitu lah, ngarang-ngarang dongeng putri raja. Ceritanya lumayan deh sumpah, gue suka bacanya *padahal baru ngomong becanda doang*. Rencananya sih mau gue bikin cerpen... tapi kayaknya harus pending deh ya. To do list gue masih penuuuh *sok sibuk dyeh*! Haha. Insyaallah kalo sempet gue posting cerpennya di sini nanti yaa.

Terus, satu jam lagi, tepatnya jam 00:00 tanggal 19 April, berarti gue bakal bangun dengan hati deg-degan, karena besok ada pengumuman penerimaan peserta didik baru SMPN 5! Hyaaaaa. Oh ya Allah, my God, semoga saya keterima ya Allah. Doain ya bloggers! Kalo kerjaan gue kelar dan nggak ketiduran, gue mau tahajjudan nanti! Doain yaaa, uuuh.

Jadi sekarang, gue masih harus ngelanjutin pekerjaan gue di tengah malam ini, salah satu hal yang gue sukai.

Bonsoir, bloggers. Have a nice dream!

Saturday, April 17, 2010

Bisakah Mereka Jadi Rekan Bisnis? Hmmm...

Bonjour, bloggers. Minggu yang cerah bukan (gue ngomong udah kayak weather reporter)? Iya, gue baru aja selese mandi. Biasa lah, keboo. Gue dari jam delapan jalan-jalan mulu sama tante gue, jadi yaa gue baru balik sekitar setengah sebelasan gitu.

Oke, daripada ngebacot mendingan gue mulai aja cerita ya.

***

Gue baca blognya Kak Bence, terus abis itu ke blognya Diana, terus baru ke blognya Mutay, dan akhirnya gue pun yakin mau masuk ke website Ramalan Nama dotkom. Yah, karena iseng, gue masukkin aja nama gue, terus lima sahabat gue, sama beberapa nama artis (nasional dan internasional).

Eeh, pas baca-baca hasilnya ya, gue ngakak abiiiis. Dunia ternyata tidak adil. Luncang deh, yey.

Baca-baca aja yaa hasilnyaa!

Yey, luncang. Plis deh, gue kan nggak bisa maen voli! Bisanya cuman basket sama bolaa, itu juga tendangan pisang doang *lho?*. Terus, gue nggak mau ah lama-lama di pantai, ntar iteem *udah item kali yeee*. Ih, ya ampun jahat amir. Haha.

Jelas ini sih nggak mungkin ye.

Ini lagi, haha. Gue ngebayangin terjadinya conversation seperti ini:

Emak Betawi : "Aduh, ustajah.. gimana ye, aye mau minte tulung nih..."
Ustajah Boona : "Iya, ada apa ibu?"
Emak Betawi : "Anak aye, ude berape kali noh, kesurupan mulu kalo di rumeh! Kudu gimane ye ustajah?"
Ustajah Boona : "Wah, itu sih kudu di ruqoyah bu!"
Emak Betawi : "Bukan, ustajah! Ruqoyeh tu name tetangge ayee! Anak aye namenye Kosim!"
Ustajah Boona : "..."
Emak Betawi : "..."

*keduanya sedang mencari, kesalahan ada pada siapa?*

Yeah, seriously. Si Boona kan kalo ngomong 'ruqyah' jadi 'ruqoyah'. Sering digodain lagi sama Pahe, "Ruqoyah tuh tetangga Bapak, Fa!" Huehehehehe.

Gut lak aja Bon, kalo mau jadi Alim Ulama! Haha.

Luncang deh, haha. Masa' si Bulee jadi debt collector. Iya sih tapi dia kan di kelas jadi yang ketitipan duit mulu. Tapi kan bukan utang. No specific comment sih dari gue. Fine fine aja kalo misalnya jadi tukang tagih utang, tapi jangan kasar kayak centeng yeee, haha.

Ini lagi, anak satu. Masa jeger jadi penggembala kambing. Bisa-bisa kambingnya jadi sate semua tuh, ekstrim abis boo. Centeng jadi penggembala kambing. Lucu aja kalo lagunya Tasya yang "Anak Gembala" itu dibikin video klip, isinya si Pirli lari-lari luntang-lantung nangkepin embeknya satu-satu. Bisa-bisa gue ngakak abis, hahahaha. Dasar centeng.

Hmmm. Ini sih, ahli keuangan suruh ngurusin seluruh kekayaan sejumlah sepuluh milyar, pastinya ada syarat, "Heheee, duit peliciiiin...", dan duit pelicinnya itu seratus milyar. Bisa-bisa langsung digebukin koper deh si Yubai, terus diusir. Watir, watir.


Wah, ini mah curang banget! Yang lain ada yang malang, ada yang sejahtera tapi kagak sesuai sama sipatnya *alah, sok tau lo, Din!*, ini lagi si Ijal, masa' dapet "SUDAH SESUAI DENGAN KEINGINAN"?!! Nggak redooooo *boong deng, haha*.. Emangnya Ijal pengen jadi apa, Jal?

***

Eh, gila ya, luncang deh yey. Tadinya gue juga mau masukkin yang nama-nama artis, tapi maleees. Apakah sebaiknya gue masukkin? Seterah aja deh yaaa, tapi gue lagi laper.

Makan dulu yeee, haha.

Bonjour bloggers!

Friday, April 16, 2010

Watch Out, I'm Back!

Bonsoir bloggeeeeeerrrs!

Aaaa, gilaaa, kayaknya udah lama banget gue nggak posting di sini ya? Kangeeen, kangeeen. Temen-temen gue aja sampai nangis-nangis merengek-rengek menanti postingan-postingan fresh dari gue yang keren, haha. Iya, setelah dua minggu nggak posting, gue reinkarnasi jadi lebih narsis. Hoho.

Yaa, selain inet gue rusak, gue juga ada latihan UASBN-US. Terus, seminggu ini juga gue lagi healing process ya, baru selesai berantem tuh sama sahabat gue –The Three Idiots. Iya, sama si Aamir Khan utamanya berantem terus baikannya satu jam kemudian. Kalo sama si Sharman Joshi dan R. Madhavan-nya nunggu besok dulu baru baikan. Yah, kalian tau lah itu siapa.

Jadiii, yah lumayan banyak masalah berseliweran di hidup gue, realita cinta dan rock and roll *halah*.

Maafkan aku yaa, kalau aku jarang posting. Aku tahu kalian merindukanku *muntah dan buru-buru nutup browser*. Eits, jangan gitu dong. Udah ah, gue mau cerita aja.

Oh iya, karena postingan ini buat catch up dari semua yang gue lakukan selama gue nggak posting, jadi agak panjang. Well, sabar-sabar aja ya, bacanya. Dijamin seru!

***

Pertama, gue award dari Mutaaaay!














Terima kasih yaa Mut. Btw, selamat juga ya udah masuk TarBak! Ntar kita nongkrong barengnya nggak di sekolah lagi, tapi di mall, gyahahaha. Jangan lupain semuanya yaa.

Ini award gue kasih ke siapa aja yang mau ngambil, tapi utamanya buat Pulah aja deh, haha.

***

Terus, tanggal 9 kemaren gue ikut tes 5 RSBI bareng-bareng sama Farah, Pulah, Toa, Elita, Dita, Fira, Bebeh, Firlii, Yubi, Rizal, Ravi, Excel, Mika, Arif, Ulwan, Naufal, Nandi, Radit, Kifan, dan kawan-kawan lainnya. Pas pagi-pagi gue kan masuk aja ya sama Om gue (seumur sama gue lho, seriously), terus dianterin nenek gue (masih muda, emaknya om gue itu tadi).

Gue jalan, terus gue melihat tokoh tinggi semampai nggak jauh dari gue, lagi jalan ke arah SMP 5 juga. Range kita paling dua-tiga meter.

"Oh, shit. Itu pan si Yubai. Aaaaaa, Y&*R%$)(^&$%#AK8&@:!&!"

Kenapa coba gue teriak? Soalnya gue nggak pake jilbab! Mending ye kalo gue pake gitu, soalnya temen-temen gue suka comel sih kalo ketemuan gue sama temen-temen gue yang cewek nggak pake jilbab. Ya udah gue ikutin aja sok sibuk benerin headset gue, eeeh gue mentok deh. Pas dia lagi ngomong sama ayahnya, berbalik, eeh ada gue.

"Yub," gue berkata agak tertahan.

"Eeh!" si Yubi malah ber-"eh". "Lo tau nggak gue di mana?"

Tadinya gue mau jawab, "Lo kan di depan gue," cuma karena geli akhirnya gue jawab, "Lo ruang sembilan belas kan? Ada kok di atas, masuk ke gedung reguler, pokoknya di bawah lab fisika aja. Nah, lo di kelas delapan, di lab fisika itu gue."

"Ooh, oke."

Kabur aja gue, terus langsung pake jilbab. Ketemu sama Anya, Eli, Toa, berlanjut sama kawan-kawan lainnya. Ada Sadit, Kifan dan Endoy, terus si Ravi gendut manggil-manggil gue dari lantai atas, ketemu sama Dita, terus amprokan sama Pulah di tangga.

Dan, akhirnya tes pun dimulai. Gue telat masuk kelas gara-gara nganterin si Eli yang ruangnya tuh beda gedung sama guee. Ya udah dengan tampang watados gue masuk aja nyari-nyari kursi. Pengawas gue judes banget deh, hiii menakutkan. Mati gaya gue.

Pas liat soalnya langsung BZZZZT ngeblank dong gue boo. Apalagi Pengetahuan Umum, gubrag. Itu kan IPS sama PKn dicampur jadi satu. Gue kan cuma belajar IPA, Matik, sama B.I., plus baca buku B. Inggris biar ngeyakin-yakinin masuk RSBI.

Selesainya, gue keluar kan, nggak sempet ketemu sama temen-temen gue, gue ketemuan sama om dan nenek gue, terus emak gue, terus sama Fira dan mamanya, terus ada Dita, sama Mika dan mamanya. Kita kan ke kantin, beli teh kotak, terus gue beli batagor. Belom makan sih.

Pas gue lagi beli, ada yang manggil.

"Nadine!" *belom kedengeran*

"Nadine!" *masih belom kedengeran*

"Nadine! Woy!" *suara Ijal yang cempreng bikin kedengeran*

Pas gue mau noleh, si Firlii udah manggil lagi, "REVAAA!!"

Gue langsung nyaut, "Apa?!"

Eeh, Firlii, Rizal, Excel sama si Ravi malah cekikikan. Sialan. Sambil jalan ke arah mereka, kan gue nyampein pesen dari si Boona buat Rizal, terus ngobrol-ngobrol sebentar. Terus si Yubi muncul. Rupanya mereka ditraktir ibunya Yubi (kata Rizal). Ya udah gue balik deh.

Doain gue masuk SMPN 5 ya bloggers! Amin.

***

Terus hari iniii, lagi latihan UASBN-US, IPS sama B. Sunda. Oh shit, bahasa sundanya susye banget, gilaaa. Gue ngosongin dua nomor yang nilainya banyak. Aaaa, *^$)(^*$&@#FY$%#Q^_PW_)(?:!@!. Sial.

Pas pulangnya kan, si Aisha ulang taun tuuh, uyeuye. Gue teh bisik-bisik sama Atsa soal gimana rencana nimpuk si Icha make telor.

Akhirnys si Atsa melakukan sandiwara ya sama gue. Dia ngelepas jaketnya si Icha terus muji-muji cenah mah pengen liat label. Pas lagi distracted, eeeh si Amot langsung nimpuk si Icha dari belakang pake telor. PLOKK, CROTT!

Langsung aja perang dunia ke dua setengah dimulai. Tidak ada senjata canggih, bambu runcing pun jadiii.. tidak ada bambu runcing, telor pun jadiii. Icha pun jadi adonan kue, dengan telur dan terigu. Kita nggak bawa gula, soalnya takut si Icha dikerubutin semut. Eeeh, sekarang pake telor malah dikerubutin laler.

Kan kuning telor tuh nyiprat ke mana-mana, di lapangan masjid, yang mau dipake buat solat Jumat. Jadi aja temen-temen gue yang cowok bersorak-sorai, ngomel-ngomel pengen lapangannya dibersihin. Yaudah, si Abel ngebahasin baju seragamnya Icha yang udah kotor itu pake air sementara Icha-nya ganti baju. Si Abel pun ngepel seluruh noda di lapangan masjid itu. Watir, watir.

Temen-temen cowok gue yang di tangga masjid langsung nyorakin si Abel, "Weeeeeeeeeeeessss.... Wuuuuuuu...", ditambah lagi si Alif make lari-lari sambil bilang, "Bi! Bersihin yang bener, Bi!"

Karena kami anak baik yang tidak sombong dan rajin menabung di kamar mandi, gue, Fullah dan Atsa pun mungutin cangkang telor yang berserakan itu. Eh, ikutan disorakin. Sirik aja ama orang dapet pahala.

Abis itu, karena Aisha celananya bau dan banyak bercak bercak telornya, kita nggak jadi traktiran ke McD, jadinya kita ditraktir Teh Poci dan ngumpul di gedung dua. Terima kasih ya Chaaa.

Sementara Pulah, Amot dan Abel tidur-tiduran di UKS, yang lain di teras lantai dua pada ngobrol. Awalnya kan si Muti cerita-cerita, terus gue cerita soal kasih tak sampai dari seorang sahabat, si cewek borju nan playgirl, dan akhirnya ngomongin HTGs (artinya gue lupa).

Pas jam setengah satu, kita balik ke depan mesjid. Gue sama Farah ngomong sama Yubi mendiskusikan rencana latihan SBYK buat hari Senin nanti. Eeeh, si Toa malah teriak-teriak. Gubrag. Ya udah karena mobil gue sudah menunggu di depan tukang cendol (seriously), jadi gue pamit sama dua sahabat gue itu dan clique cewek-cewek, kemudian meluncur pulang.

***

Well, emang nggak panjang-panjang amat sih, sengaja gue potong karena cerita satu lagi mau gue ceritain di postingan lain aja biar nggak sepet.

N.B. Doain gue masuk SMPN 5 yaaaa semuanya! :*

Bonsoir!


Monday, March 29, 2010

Wawancara dengan Sang Juara Dua!

Bonsoir, bloggers!

Kalo kalian baca-baca postingan terbaru di blognya Mutay, kalian pasti tau ada apa hari ini. Yep, hari ini ada pertandingan hockeeeey! Yeyey, dan tim hockey DH pastinya ikutan dong. Go go, hockey Deha! Terus, di postingan si Muti kan disebutkan kalo si Yubai menang juara dua nih, ya udah gue SMS kan kasih congrats. Kemudian, berlanjut jadi tanya ini tanya itu, hoho.

Mari kita simak, wawancara dengan sang Juara Dua (iya, juara dua, bukan satu)!

***

Gue : Yubaaai, hoki tiktok masuk final juara 2 yaa? Kereen! Congrats! XD
Yubi : Trus?
Gue : Ya nggak pa-pa nanya, meuni galak. DH kalah 3-0 katanya, cewek-cowok atau cewek aja?
Yubi : Cewek aja itu mah, kalo cowok 0-0.
Gue : Buset, kok bisa draw 0-0 gitu?
Yubi : Kitanya edan. Merekanya edan. Urang ripuh jeung si Izzy di tukang, back. Capek si Mika nyerangna kaku keneh (Gue sama si Izzy di belakang, back. Capek si Mika nyerangnya masih kaku).
Gue : Biasalah, haha. Tadinya gue mau nonton diajakin tapi nggak jadi. Katanya pas lawan cewek DH, Al Zaytun curang ya Yub?
Yubi : Maen body and back stick (kalo di hoki nggak boleh kontak body), ya begitulah. Naha teu abus tadi (kenapa tadi nggak masuk)?
Gue : Sakit, men, kecapean. Kalo nggak sakit mah mau ikut aja tadi. Teruss, tante gue melahirkan. Wess, jago dong lo juara 2, hoho.
Yubi : Sebenernya gue kuat ampe juara 1. Cuman pantan MCnya ngalangin. Hehee.
Gue : Oh iya kata si Muti hostnya jatoh ngalangin, hoho. Rese daah.. Juara 1 siapa? Si Handi, Handi itu?
Yubi : Bener. Iya, anak Gatsu.
Gue : Cuma apal segitu, hehe. Aaaa, nyesel sakit jadi we nggak nonton, damn!
Yubi : Emang boleh ikut gitu?
Gue : Boleh sama mamah saya mah. Kenapa gitu?
Yubi : Nanyaa.
Gue : Ya kayaknya rame nonton hoki. Besok masih tanding kan?
Yubi : Ya mau da.
Gue : Lawan siapa? Di mana?
Yubi : Masih sama disitu, talenta school. Lawan Al Zaytun.
Gue : Cheater tah, kata si Muti, weks. Besok bolos massal ah sama 6C nonton hokiiii :DD
Yubi : Up to you itu. Tapi kalo boleh, kalo bisa mah dateng.
Gue : Azeeeeg. Eh tapi itu juga kalo dibolehin yaa baru ikut. Kalo nggak mah gue bolos sendiri :P
Yubi : Tapi kalo ada apa-apa gue nggak tanggung jawab.
Gue : Emangnya bakal ada apa?
Yubi : Nggak ada.
Gue : Ya makanya. Suka lebay elo mah.
Yubi : So what.
Gue : Yaya. Ya udah kalo gue nggak ikut, good luck aja deh yaa Yub ;)
Yubi : Thanks.

Ya udah terus abis itu nggak gue bales lagi, soalnya nonton Bruce Almighty, hoho. Lagi rame nih.

Segitu dulu aja ya, bloggers! Bonsoiiiiiirr.

Sunday, March 28, 2010

NLP (Kepanjangannya Lupa), hoho

Bonjour, bloggers!

Hohooo, Senin tengah hari nih. Kudunya sih gue sekolah, tapi karena kecapean dan akhirnya sakit baru pulang dari Jakarte, jadilah gue tidak sekolah hari ini. Ya udah waktu langka ini gue pake buat posting blog aja dehh..

Ini cerita dari dua hari yang lalu (Saptu) yeah. Listen (baca: read) carefully, mehehe.

***

Pas pagi-pagi kan gue bangun gitu. Hari Sabtu bangun pagi-pagi ngapaen coba? Ada acara di SMA, kalo nggak salah nama acaranya tuh NLP gitu. NLP itu singkatan dari apa, gue juga nggak tau. Lupa, hoho.

Ya udah gue mandi tuh terus pake baju. Terus jam enam lebihan gue pergi. Kan gue udah janjian sama si Boona dari kemaren, jadi aja gue on the way sambil SMSan sama dia. Katanya gue ditungguin di depan SMA. Naah, pas gue nyampe, si Boona-nya kagak ada di depan pintu. Gue kan nanya sama si Fullah,

"Eh, Pul, liat Boona nggak?"

"Di dalem tuh. Iiih, si mbak cuteee!" kata si Pulah sambil narik-narik baju gue *ngefans*.

"Terimakasiiih," abis bilang gitu gue langsung ke dalem deh. Ada si Boona, Zapitong, Sarah, Farah, dkk. lagi duduk di sofa. Abis ngebahas ini dan itu, ya udah aja kita ke atas, ke aula.

Kan duduk lagi tuh, gue duduk di sebelah Boona, Shafa terus Farah. Nah, berempat gitu malah asyik maen rubiks, makan permen karet, maen HP, sambil cerita hantuuu. Sumpah nggak penting banget. Ya udah kan gue lirik-lirikan (tidak usah diartikan dalam arti yang lebay, karena maksudnya nggak begitu) sama ngobrol pake bahasa isyarat sama si Yubi. Begini deh kira-kira...

Gue : *nunjuk Boona* Eeh, Yubai, mamen, ada pacar lo niih!
Yubi : Naon sih, Nadiiiine? (apa sih, Nadiiiine)? *melipat tangan, sebel*
Gue : Hoho, santai atuh Yub.
Yubi : Sia, Reva (elu, Reva!)
Gue : *mencibir*
Yubi : *melet-melet*

Sumpah yaa, nggak penting banget debat gue sama si Yubai. Btw, si Reva itu bukan siapa-siapa gue yaaa. Cuma anak autis di kelas gue yang entah kenapa bisa jenius. Nyebelin, hih.

Terus gue nyikut si Boona kan, "Eh, Bon, ada pacar lu tuh, haha. Yubai, Yubai.."

Eeh, ngambek deh tuh anak, terus seperti si Yubi, dia, "Reva, Reva"-an. Nyebeliin deh yaa. Ya udah terus selanjutnya tuh ngomongin apa gue lupa banget.

HP kita kan akhirnya dikumpulin tuh, hikshiks, terus disuruh duduk selang-seling, cewek-cowok. Ya udah kan gue tetep duduk di deket Boona, Shafa, ama Farah, tapi selang-seling ama cowok. Gue duduk di sebelah si Radiemon. Di kenan-depan gue si Rizal.

Ya udah selama pemateri yang di aula ngebacot, gue, Farah, Radi, Rizal plus si Jubran malah ngobrol. Weeessh, hebat. Oh oh dan satu lagi, gue kan lirik sana lirik sini, nyari anak-anak imbisil yang lain. Terus gue nengok ke belakang, ada Radit, Fullah, Alif, Atsa, sama si Firlii Jambul. Oooh, satu ketemu. Yak, tinggal nyari si Yubi deh. Gue melirik ke barisan lain, eeh nemu si Fanny Cepak, Oop (Naufal) dan akhirnya Yubi. Bagusbagus.

Eeeh, terus gue ngelirik ke sebelah si Yubi. OMAGAAAD. Yubi duduk di sebelah Icut, mameeen! Kan ini gosip, rahasia umum, hoho, kalo si Icut naksir Yubi. Ya udah gue kasak-kusuk tuh sama si Rizal kan, terus cengengesan, terus ngegodain Boona, apakah dia cemburu? Hahaha.

Pas istirahat, kelas 6C pindah ke lantai dua, ke kelas tersendiri. Yaa habis itu kan ngedengerin pematerinya di ruangan sambil nonton slide dan video-video. Kan Imbisil duduk sebarisan tuh, pake additional player si Sarah dan si Cepak. Selama nonton slide itu, si kakak pematerinya itu paling keganggu sama cowok satu ini nih:

Firlii Nugraha Rohadia
t.

Nih anak nyeletuuuk terus nggak jelas, pake kita berlima kan ketawa-ketiwi denger dia. Terus pas dia sama Rizal disuruh meragain salam semut atau apapun itulah namanya, kan awalnya mereka meragain salam anak muda sekarang *idih*, salaman, terus tangannya kan dikaitin atau apalah itu.

Terus kata si kakak pemateri, salam semut tuh salam kayak gituu cuma pake pelukan gitu ye. Yaudah dicontohin tuh ama Duo Sarap ampe kita sekelas ngakak gilaaa.

Ya udah pas yang lain pada solat, kan gue enggak, jadinya gue, Sarah sama Farah jalan ke warung terus beli Chiki Balls, teh kotak sama Chaca. Biasalah, maruk ya maruk. Terus pas balik makan.

Pas gue lagi jalan-jalan, si Izzy sama Yubai lewat.

Izzy : "Eh, gue pengen jajan ke luar aih!"
Yubi : "Emang boleh?"

Terus gue nimbrung.

Gue : "Tadi gue jajan keluar."
Yubi : "Eh, gue mau nitip dong."
Gue : *menjulurkan tangan* "Nitip apa?"
Yubi : "Teh kotak." *mau ngasih duit*
Gue : "Eh, gue punya teh kotak noh nganggur. Mau?"
Yubi : "Bener? Belom diminum kan?"
Gue : "Belom." *ngambil teh kotak dari plastik* "Nih, deh."
Yubi : *ngambil dari tangan gue terus ngebuka teh kotaknya* "Makasih."
Gue : "Yoo."

Ya udah terus sesi dua kan dimulai, pokoknya diputerin yang ngingetin gue ke emak gue lah, terus gue nangis deh inget kata-katanya. Terus gue liat anak-anak Imbisil yang lain ya, pada nggak nangis. Si Firlii sepertinya mau nangis hoho tapi ngaku enggak. Si Yubi matanya kayak yang nangis, tapi dia ketawa bukan nangis. Buset.

Abis itu kan ngejemput emak gue di atas, hoho. Terus abis nangis-nangis bareng, kita puuulang deh. Dan langsung ciao ke Jakarta.

***

Well, sepertinya gue cuma segitu hari Sabtu.

Bonjour, bloggerrrrrss!