BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Notifications!

29/04/2010, Thursday.

http://emo.huhiho.com

Semoga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan..

Memoirs

Showing posts with label music. Show all posts
Showing posts with label music. Show all posts

Thursday, April 29, 2010

Kisah Klasik untuk Masa Depan

Bonjour bloggers.

Gue lagi sedih nih, hiksss. Tadi Pahe ngomongin soal perpisahan terus anak-anak 6C pada nangis. Aaa, watir sekali. Gue aja liat temen-temen gue nangis langsung ikutan berurai air mata. Mana si Firlii dan Rizal main 'Your Call'-nya Secondhand Serenade yang bikin kita semua (6C minus Yubi) pada mellow. Hiksss.

Gue nggak nyangka, hari ini dateng juga. Karena itu gue bakal posting lirik sebuah lagu di sini.

***

Kisah Klasik untuk Masa Depan
Sheila On 7, 2000.

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tiada bertemu lagi

Bersenang-senanglah
Kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Kar’na waktu ini yang ‘kan kita banggakan di hari tua

Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

Bersenang-senanglah
Kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan
Di hari nanti…

Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian

***

Hiksssss. Lagu yang gue dapet dari Fida ini berhasil bikin gue sesenggukan. Call me over-reacting, call me over-sensitive, call me mad, because I am, now. Baca liriknya aja gue udah pengen nangis, akhirnya gue download juga lagunya, hihi.

Nulis postingan ini, lagunya lagi gue puter di iTunes.

Sediiiiiih banget gue, pas pulang sekolah, gue salam sama Pahe, baru nangis terus langsung meluk Pahe. Terus pada ke kamar mandi, pada cuci muka karena pada nggak mau ketauan nangis, hihi. Apalagi si Adee Sasas Sahari tuh, brutal banget nangisnya, tapi gue ngerti banget.

Awalnya gue nggak nangis, eeeh si Farah sempet-sempetnya bilang gue "TIDAK BERPERASAAN". Yaampuuun, gue merasakan sekali neng! Mana si Firlii pake bilang, "LIMA TAHUN lagiiii, kita reunian."

Iya, gue penasaran banget jadi gimana kita nanti kalau udah besar? Apakah kita bakal canggung kayak orang yang baru pertama kali ketemu? Atau malah kita akan ketawa-ketiwi nostalgia jaman lama? Ya Allah, gue harap kita yang nanti tetaplah kita yang sekarang.

Waktu reunian nanti, kisah sedih, senang, takut, deg-degan, bahagia, cinta, benci, dan semuamuanya yang kita semua alamin di 6C, akan jadi sebuah kisah klasik untuk masa depan nanti. Bukan cuma 6C; semua yang kita alamin di Darul Hikam angkatan 2004-2005 (kelas VI 2009-2010), akan jadi sebuah kisah klasik untuk masa depan.

Sebentar lagi kita lulusan. Tanggal 19 Juni nggak terlalu lama kan? Kita bakal ke SMP pilihan kita masing-masing. Kita bakal berpisah tempat, walaupun masih sama-sama di kota Bandung, hehe.

Jadi, yang harus kita semua lakuin buat sekarang adalah lakukan yang terbaik di hari ini untuk hari esok. And that's what I'm doing right now. In the end, you'll know who your real friends are. And I know who.. they go by the name of SixChee.

***

Dan terakhir, gue mau ngequote Blink 182, ini buat SixChee sama anak-anak kelas 6:

"We've gone our own ways and I know its for the best, but sometimes I wonder will I ever have a friend like you again?"
-Blink 182

***

Haaaah.. Gila. Udah ya, gue mau SMS anak-anak SixChee dulu, oke?

Remember: a best friend knows how CRAZY, ANNOYING and ABSURD you are, but still choose to be seen in public with you, hihi. And that's how my friends are.










[click to enlarge]

Bonjour!

Saturday, April 24, 2010

Hayley Williams sings "Bad Romance" by Lady GaGa!

Bonjour, bloggers.

Hari Sabtu ini di Bandung superrrrr panas. Yaaah, akibat Global Warming (baca: globel worming, alias pencacingan global). Nggak ding, pemanasan global. Penyebab Bumi jadi panas.

Aaah, gue adalah fans berat hari Sabtu alias Saturdays.. hari di mana leyeh-leyeh dan bersantai adalah sebuah keharusan. Dan malemnya, kita keluar bagai kalong untuk malem mingguan. Yeah.. weekends are real nice, seperti kata Garfield *sama-sama pemalas*. Bahkan di weekend, si Jon yang biasanya rusuh sama si Odie yang oon ikut bersantai.

Okeeee, langsung saja kita ke headline-nyaa!

***

Gue baru beli majalah KaWanku yang edisi minggu ini *yang covernya Sel Gomez*, terus kan gue baca-baca tuh.. di bagian News and Gossip-nya, ada tentang Hayley Williams. Gini captionnya:

Hayley Williams : Lady HaHa

Orang nyanyiin lagu Lady GaGa di YouTube memang udah biasa. Tapi kalau yang nyanyi Hayley jadinya luar biasa! Hayley posting video dia lagi nyanyi
Bad Romance sambil main piano. Video berdurasi 1 menit 43 detik ini semakin ngebuktiin kalau suara Hayley memang bagus, hehe. Di twitternya Hayley bilang, "... My apologies to miss GaGa. From your friend, Lady HaHa."

Gue dan adek gue si Ami itu memutuskan buka laptop dan langsung buka YouTube buat liat. Naah, dari situ kita dapet link aslinya. Ternyata Hayley ngeposting video itu di TwitVid.

Nah, daripada anda-anda semua fans Hayley dan para arwah-arwah penasaran susah-susah ngeklik TwitVid, mendingan nonton di sini! Di embed sama gue langsung dari TwitVid-nya @yelyahwilliams, guys!



Wow. Suaranya Hayley keren banget kan? Sayang ya dia nyanyinya cuma sedikit.. coba kalo sampe habis.

Yeah well.. tapi kalo kalian masih mau liat link aslinya serta comments dan captions lainnya dari Hayley, it's just one click away, bloggers. Click here! Waaa!

***

Ow-kay, sudah ya bloggers. Gue masih harus konsentrasi bersantai pada Sabtu ini. Toodles!

Monday, March 15, 2010

Fearless Life Decodes

Bonsoir, bloggers. Gue lagi sering-sering posting nih, membayar waktu-waktu gue yang lama nggak posting. Eheheh.

Sekarang, gue mau posting soal decodes-nya album "Fearless"-nya Taylor Swift yang Platinum Edition. Kemaren gue minjem CD-nya sama Icut (iya, gue tau gue nggak modal), terus karena menyadari keanehan pada lirik lagu-lagunya, jadi gue memutuskan untuk men-decode lirik-lirik tersebut di buku biru gue.

Huruf-huruf di liriknya itu kecil semua, tapi tiba-tiba ada huruf kapital bermunculan (tidak, Taylor Swift tidak alay). Jadi gue simpulkan, terdapat sebuah pesan rahasia di dalam lirik setiap lagu.

Dan, hasil decoding gue...

19 pesan tersembunyi dari setiap lagu, yang bisa kalian jadiin quote atau pegangan. Ahehehehe.

***

"Jump Then Fall" – LAST SUMMER WAS MAGICAL
"Untouchable" – WE ALWAYS WANT WHAT WE CAN'T REACH
"Forever and Always" (Piano vers) – STILL MISS WHO I THOUGHT HE WAS
"Come In With the Rain" – I WON'T ADMIT THAT I'D WISH YOU'D COME BACK
"Superstar" – I'LL NEVER TELL
"The Other Side of the Door" – WHAT I WAS REALLY THINKING WHEN I SLAMMED THE DOOR
"Fearless" – I LOVED YOU BEFORE I MET YOU
"Fifteen – I CRIED WHILE RECORDING THIS
"Love Story" – SOMEDAY I'LL FIND THIS
"Hey Stephen" – LOVE AND THEFT
"White Horse" – ALL I EVER WANTED WAS THE TRUTH
"You Belong With Me" – LOVE IS BLIND SO YOU COULDN'T SEE ME
"Breathe" – I'M SORRY I'M SORRY I'M SORRY
"Tell Me Why" – GUESS I WAS FOOLED BY YOUR SMILE
"You're Not Sorry" – SHE CAN HAVE YOU
"The Way I Loved You" – WE CAN'T GO BACK
"Forever and Always" – IF YOU PLAY THESE GAMES WE'RE BOTH GOING TO LOSE
"The Best Day" – GOD BLESS ANDREA SWIFT
"Change" – YOU MADE THINGS CHANGE FOR ME

***

Yang paling kena sama gue itu "Still miss who I thought he was" (Forever and Always, piano vers), "Love is blind so you couldn't see me" (You Belong With Me), sama "We can't go back" (The Way I Loved You). Ya, kisah cinta gue memang menyedihkan, buuuhuhuhuuu. Hikss.

Tapi daripada berlarut-larut mikirin cowok, depresi dan bunuh diri *naudzubilaaah...*, mendingan kita have fun aja, ya nggak? Santai, ngapain mikirin cowok, kayak nggak ada yang lebih bagus buat dipikirin aja.

Seperti SMS dari temen gue yang tersayang,

"Kalau kata gue, lo di pelajaran kan turun... Mendingan, lo FOKUS dulu lah ke PELAJARAN. Kalo masalah CINTA, GAMPANG..."

Iya, sepertinya kalian bisa menebak itu SMS dari siapa.

Yubai, ya Din?

Jago ternyata.

Iya, emang Yubai yang berkata seperti itu. Tadi pas di sekolah kan gue SMSan sama dia (dia nggak masuk lagi ke Pangandaran, enak), terus gue kan curhat sama dia. Ya terus dia berkata seperti yang di atas, ditambah beberapa kalimat yang sangatlah DEEP, JERO. Menembus kulit dan menusuk jantung. Sakit.

Tapi gue bales, "Iya Yub. Gue tau, gue nurut aja deh sama lo. Thanks."

Bener sih, kata Yubi. Nilai gue semuanya turun dari 90 jadi 80 semua. Damn. Dipastikan karena gue banyak pikiran, jadi pelajaran gue down semua, terjun bebas dan berkamuflase dari tinta hitam jadi tinta merah di rapot. Naudzubilah. Gue kayaknya nggak jadi rengkin satu lagi.

Semua gara-gara cowok. Akh, make pelet apaan sih mereka biar mendominasi pikiran kita?

Jadi, kesimpulan dari gue, janganlah anda berlarut-larut memikirkan cowok, sehingga aspek-aspek kehidupan anda yang lain *ceilah, bahasa gue* terbengkalai. Jangan seperti itu, okey?

***

Well, sepertinya hanya segitu yang bisa gue katakan. Besok, gue sama SixChee mau outing ke BIP, mau nonton "Alice in Wonderland" heheheheh. Ntar gue cerita yaa.

Bonsoir, bloggers.

Saturday, February 20, 2010

Avril Strikes Back for "Alice in Wonderland" Soundtrack!

Bonjour, bloggers! Good morning, everybody. It's still 07.40 in the morning and it's FREEZING!

Wah gila, pagi-pagi di Bandung gini dinginnya ya ampuun. Gue aja kalo ke sekolah mesti sedia jaket setiap hari, huaw. Brrrr, dingin gila.

Pagi-pagi begini, gue kebangun gara-gara smsnya Sarah. Terus abis itu mendapati laptop gue kehabisan batere karena nyala sepanjang malam. Gue ketiduran rupanya.

Ya udah, hari ini gue mau sharing-sharing yaa.

***

Avril Lavigne STRIKES BACK, bloggers! Bulan Maret nanti, dia ngeluarin single pertamanya untuk 2010! Here it is... Official Soundtrack for Tim Burton's "Disney's Alice in Wonderland"! Woohoooo!























Aah, gue sangat excited untuk Avril. Gue udah liat trailer-nya dan... mmmp! Langsung kebelet nonton. Iih, gue pengen banget nonton sama temen-temen gue nanti. Ceritanya si Alice tuh udah gede, terus dia balik lagi ke Wonderland. By the way, di film ini ada Johnny Depp juga lhoo :)

Click here for the frickin' awesome "Alice in Wonderland" trailer!

Tadinya gue mau masukkin MV-nya ke sini, tapi nggak bisaa :( Semuanya sudah diklaim sama pihak Sony, karena belum boleh beredar di YouTube. Tenang aja, rilisnya bentar lagi kok. Tanggal 5 Maret!

Ayeeey. Gue lagi cari lagunya nih. Setiap ada link-nya, pasti berhenti di tengah jalan. Giliran yang lain yang nggak berhenti, eeh nggak bisa. Damn, gimana gue nggak sebel coba? Heeeh.

MV-nya bagus lho, gue sempet ngecek yang behind the scenes juga.

Tapi gue juga ngecek tracklist dari artis-artis lain. Dan gue seneng banget sama lagunya Tokio Hotel feat. Kerli yang "Strange". It's really good!

Ini seluruh tracklist-nya "Almost Alice" ya...

01. Avril Lavigne – Alice (Underground)
02. The All American Rejects – The Poison
03. Owl City – The Technicolor Phase
04. Shinedown – Her Name Is Alice
05. All Time Low – Painting Flowers
06. Metro Station – Where’s My Angel?
07. Tokio Hotel – Strange
08. 3OH!3 – Follow Me Down
09. Robert Smith – Very Good Advice
10. Mark Hoppus – In Transit
11. Plain White T’s – Welcome To Mystery
12. Kerli – Tea Party
13. Franz Ferdinand – The Lobster Quadrille
14. Motion City Soundtrack – Always Running Out Of Time
15. Wolfmother – Fell Down A Hole
16. Grace Potter And the Nocturnals – White Rabbit

Enak-enak semua, bow. Nggak salah beli atau download 1 album! I'm lovin it.

***

By the way, semua orang bilang MV-nya Avril yang "Alice (Underground)" ini buat nyaingin MV Paramore yang "Brick by Boring Brick"?! Say what?

Yaa, maybe Avril memang agak tergeser waktu Paramore muncul dengan album Riot! mereka. Gue juga awalnya ngefans banget sama Avril, apalagi di album Let Go-nya. Gue suka banget sama "Sk8r Boi" dan "Complicated". Sampai sekarang lagu-lagunya masih disimpen di laptop, dan udah gue bluetooth lagi ke HP :)

Tapi begitu muncul Riot!, gue beli, gue masukkin laptop dan dengerin semuanya dan gue pun langsung beralih ke Paramore!

I'm not gonna waste my time comparing them here.. They're both too good! Too frickin' awesome!!

What the hell soal Hayley vs. Avril, gue suka sama dua-duanya kok. Memang sih, band vs. solo, but they're good. Dulu gue suka nyanyi gara-gara Avril Lavigne, Evanescence dan Green Day. Pokoknya band-band yang sering muncul di MTV? Yak.

Dan gue pengen banget jadi kayak Avril *snickers*, she's frickin coolio.

Tapi waktu muncul Riot!, gue nggak cuma pengen jadi penyanyi solo kayak dia, gue pengen punya band. Gue nggak cuma di nyanyi sih, kalo gitar sama piano sih bisa. Untungnya, ada Jubran Martawidjaja yang mau ngajarin kita-kita lagu-lagunya Paramore di gitar. Especially yang di album Brand New Eyes. He's too obsessed, but what can I say? We're both Parawhores!

But, nevertheless, Avril udah jadi salah satu influence gue dalam bermusik. Main piano, main gitar *well, ada faktor lain sih, dan nyanyi. Yeah!

Ooooh, can't wait for the movieee!

***

Well, sudah ya. Gue kan sudah niat mau ngerem, karena gue mau belajar buat latihan pra-UASBN hari Senin-Selasa-Rabu nanti. Wish me luck yaa, bloggers.

Bonjour :)


Special Guests

Bonsoir, bloggers!

Hari ini di rumah gue rame loooh, haha. Sabtu sekarang, temen-temen gue pada dateng buat ngerjain presentasi IPA yang tugas kelompok itu loh. Sayangnya, Imbisil nggak sekelompok sama gue. Beda baris lah, biasa. Tapi, gue sekelompok sama satu Imbisil yang bener-bener IMBISIL, yang sering gue bahas di blog ini. Tak lain dan tak bukan adalaaaaah... *drumroll*

M. Syahrizal Noor Kariiiim!
a.k.a. Rizal

Ya, cowok ajaib ini sekelompok sama gue. Ditambah Sarah, Shafa sama Ghita, lengkaplah dia jadi cowok sendiri, heeeu. Mau liat postingan-postingan gila tentang Rizal? Click here, and here!

Oke, gue mulai aja yaa.

***

Bangun jam 9, malah nonton "Cloudy With a Chance of Meatballs". Terus sarapan, jam setengah 10 mandi. Sampe jam 11 nungguin keluarga gue selesai siap-siap, terus berangkat deh ke DH.

Sambil klarifikasi keadaan lewat SMS, gue pun tiba di sekolah.

Pas keluar mobil, eeeh, ketemu Shafa. Dia langsung manggil yang lain. Gue pun manjat pager ke lapangan mesjid biar cepet, biar nggak usah muter. Eeeh, gue ketemu Rizal.

"Ijaaal, Ijal ikut?"

"Hah? Bukannya aku udah bilang ya, dari Kamis?" si Rizal menjawab.

Gue manggut-manggut, "Mana Sarah?"

"Pacaran sama si Wannee."

Oooh. Si Sarah kerjanya pacaran mulu deh ah, sama Kak Rifky. Yasud gue samperin kan, ketemu Kak Rifky-nya, nyapa, si Sarahnya canggung gitu deh haha, gue deketin.

Terus kita nungguin emak-babeh gue kan nganterin cucian ke laundry dulu ke TB. Ismail. Sambil nunggu malah nyerita-nyerita, hehe. Ngomongin kecengan gue yang baru, mantan pacarnya sampe jaman-jaman gue masih kecil lah. Terus ngomongin (calon
) pacarnya si Rizal, heheheee.

Ya, akhirnya mobil gue datang lagi, dan selama di mobil itu kita tetep ngomongin mantan pacarnya kecengan gue yang sekarang. Harus gue akui, mantannya emang rada berengsek sih, egois juga. Cuma yasud lah, gue nggak peduli toh, kecengan gue juga benci banget sama dia.

Babeh ngajakin makan di Nasi Bancakan. Ya udah akhirnya kita pesen aja ikut makan. Selama makan itu kita tetep aja ngoceeh terus. Si Sarah SMSan sama Kak Rifky Wannee (RiWan) aja terus, kita yang komentar gitu.

Akhirnya jam 2an gitu ya nyampe rumah gue. Karena capek desek-desekan di mobil, begitu nyampe ke kamar gue, nyalain AC, langsung pada banting tubuh di kasur semuanya.

Si Rizal leyeh-leyeh di kasur gue sambil main gitar, Shafa tiduran ngulet-ngulet, si Sarah ngampar sambil buka PowerPoint, dan si Ghita juga baca buku buat diketik di slide presentasi sambil nyender. Gue?

Gue senderan di kasur, liatin si Ijal main gitar sambil bantuin nyetem.

Gue bawain mereka Pringles sama sereal, wah langsung abis! Kagak nyampe sepuluh menit dah. Itu juga makannya dilempar-lempar ke mulut, kurang kerjaan sekali, heuh.

Jam setengah 3 presentasi Uranus-nya selesaaai! Oh, bahagianya.

Terus abis itu kan pada pengen nonton, gue akhirnya ambil DVD segepok dari lemari babeh. Diliat-liat, akhirnya mereka milih punya gue aja. Mau nonton "Paranormal Activity". Begitu gue buka dari CD casenya, langsung pada matiin lampu, tutup gorden dan dempet-dempetan di kasur bawah gue.

"Siapkan selimut kaliaan!" Rizal berseru, ngambil bantal dan cepet-cepet duduk. Wah, yang cewek langsung ngibrit, ikutan selimutan di sampingnya Ijal.

Ya udah akhirnya gue yang terakhir duduk kebagian di samping Ijal. Alhamdulilleeh dah, nih anak gengsinye kagak tinggi kayak Firlii-Yubi.

Naah, karena dari awal film sampai ke scene setannya tuh lama, akhirnya pada minta ganti. Yasud, ganti "Avatar" *bukan, bukan The Legend of Aang. Soalnya Ijal belom nonton.

Selama pada nonton, gue, Shafa sama Ghita bikin mi rebus di bawah buat dimakan. Di mangkok gede buat yang cewek-cewek, si Ijal dipisahin di mangkok sendiri. Nasib lo cowok sendiri, Bang.

Terus akhirnya abis makan pada ke bawah. Niatnya sih pengen main sepeda, cuma hujan. Ya udah jadinya ngumpul di perpustakaan sambil nyanyi-nyanyi.

Awalnya si Rizal main sendiri gitu ya, terus si Sarah mulai kenal lagunya dan ikut nyanyi. Lagu apakah ituuu?

"Cinta Terlarang" by The Virgin.

Iya, menakutkan memang. Tapi karena si Ijal maennya bagus, ya udah gue ikut nyanyi aja bareng Sarah sama Shafa.

Lagu selanjutnya, seperti biasa, "21 Guns" by Green Day! Aaagh, the best song ever. Lagu yang sering dinyanyiin sama kecengan gue, hehee. Ya udah karena yang lain nggak bisa, gue sama Ijal doang yang nyanyi. Lagu selanjutnya "Dear God"-nya Avenged Sevenfold dan abis itu "Your Guardian Angel"-nya The Red Jumpsuits Apparatus.

Snapshots di perpus gue...



















Rizal, strummin' "21 Guns" on the couch :)



















Sarah, finishing OUR Uranus presentation on her laptop ;)




















Shafa, posing away on the couch :P

[click to enlarge]

Yes, well.. gue nggak banyak foto-foto sih. Soalnya kitanya keasyikan sampe lupa mengabadikannya, huh.

Jam setengah 6, mamanya Sarah jemput. Yaah, merekanya pulaang :( Terus? Gue kena imbasnya. Suruh beresin kamar sama cuci piring bekas makan mi tadi. My Goood.

***

Besok gue mau ngerem diri di kamar, belajar seharian buat latihan pra-UASBN hari Senin nanti. Aaaggh, dammit. Jadi anak kelas 6 emang susah *dih. Tapiii, kalo udah UASBN nanti, kita semua bakal happy-happy together. I would never ever forget everything that happened during sixth grade. They're the best.

Hoaaahm.. sudah yaaw, gue lagi nonton "The Family Stone" nih, hehe.

Bonsoir everybody, nice dreams.


Friday, February 19, 2010

Hepi Burftdey, Ijaaaaal :D

Bonjour, bloggers. Postingan kedua hari iniii. Uouo.

Kemaren Ijal ulang taun ya, seperti yang gue bilang. Sayangnya, guenya nggak bawa HP ke TKP. Pas udah balik ke kelas juga Ijalnya gengsi nggak mau dipoto. Ah, dasar Ijal butut.

Ceritanya aja deh, Din. Nggak poto nggak pa-pa kok.

Wah, kalian baik sekaliii. Oke deh, gue cerita aja yaaa.

***

Hari Kamis kemaren, gue berangkat jam enam kurang, bawa telor dari rumah. Pas udah nyampe ke sekolah, gue, Bona, Firlii, Yubi, dan anak-anak 6C, merundingkan rencana telor-teloran ini. Akhirnya diputuskan kita ngebanjur dia pas olahraga, jadi sepanjang hari ada yang bau di kelas, hahahaha.

Sebelum pergi, gue sama Bona beli es teh manis di plastik buat dilemparin juga ke Ijal. Haha, jahat sekaliiiii. Ya udah, gue sama Bona naik ojeg ke lapangan OR.

Sesampainya di sana, sempet minta tolong sama Bu Hamdiah, yang pernah terlibat dalam ngerjain Yubi, Trea dan anak-anak lainnya, hehehehe. Oh, terus ngajakin Pak Agus, cuma si bapak itu loh ah, tidak bisa diajak kerjasama.

Ya udah cewek-cewek ujian senam dinamis-statis, terus cowok-cowok main bola.

Pas udah selesai, anak-anak 6C yang cewek + Rai langsung kumpul. Kita ngasih satu telor buat Rai biar cowok yang mulai gitu. Ya udah Rai jalan ke deket Ijal, telornya disumputin di belakang.

Terus cewek-cewek, termasuk kelas A sama B countdown,

"Satu... dua... TIGAAA!!!"

PYARR!!!

Itu telor dilempar Rai kayak start-shot gitu. Begitu kena kakinya Ijal, si Ijal langsung ngibrit sambil teriak-teriak, "Atulah, atulah, jangan telooorrr!!!" Hahahaha.

Pas Ijal lari ke gerbang lapangan OR, sama si Firlii ditangkep terus dipegang tangannya dibelakang kayak polisi haha. Tadinya juga Firlii bawa borgol cuma nggak dibawa ke TKP.

Dan peluru-peluru pun dilemparkan.

Telor lagi, air putih, teh manis, Ale-Ale, Bintang Sobo, Coca-Cola, Asem Jawa...! Wah, si Ijal mendadak jadi es campur. Atau kalo kata kecengannya dia mah 'Rujak Nggak Jelas'. Haha.

Ijal langsung kabur sama anak-anak SkillRaz, gengnya si Kifan. Kita anak-anak 6C ketawa-tawa di belakangnya.

Si Firlii kena basah juga haha, gara-gara megangin Ijal.

***

Ternyata Ijal sudah prepare, bawa kaos ganti sama ANDUK dari rumah. Hebat dia di kelas pake sorban anduk warna pink, hihi. Abis ganti baju dia sudah beraktifitas seperti biasa.

Eh tapi, anduk bekas lap-lapnya dia itu sama baju olahraganya dipeperin ke kita-kita. Hueeeeek. Bau, Jal, bauuu.

Di kelas kita teriak-teriak, "Aih, paur aih paur, di kelas aya nu bauuu! Bau endooog!", artinya "Aih, takut aih takut, di kelas ada yang bauuu! Bau telooor!"

Anak-anak jahat.

***

Terus kan, Firlii curhat ke gue sekalian minta cash PB *ngek, ya udah kan, sekalian dia minjem HP gue buat dengerin lagunya Air Supply yang "Goodbye", hahaha. Ih, suaranya Firlii butut banget, ngekngok. Mana nyanyinya teriak-teriak pula, huh.

Akhirnya dia muter "Dear God"-nya Avenged Sevenfold. Terus dia cover pake gitarnya. Gue ikut nyanyi, hahaa. Kangen masa kecil gue, hehe. Waktu gue sama si Firlii berantem terus kaki gue keseleo gara-gara itu. Terus kita berdua suka loncat-loncat di tangga, sampe lomba; siapa yang bisa ngelompatin anak tangga paling banyak?

Beneran kita cobain sih. Kalo nggak salah gue ngelompatin 4 anak tangga, Firlii 5. Gue nyoba 5 cuma jatuh, hiih. Firlii deh yang menang.

Ah, dulu kita memang bodoh. Tapi kita udah besar sekarang. Dan gue membantu dia dalam hal lain, sama seperti dia membantu gue dalam hal lain ;)

By the way, gue dapet cokelat dari Firlii, haha. Komisiiii, abis bantuin dia.

***

Yasud lah, kayaknya hari Kamis cuma segitu deh. Maaf ya, kalo pendek, hehe.

Bonjour, bloggers ;)




Monday, February 15, 2010

Warmness on The Soul in Piano

Bonsoir, bloggers.

Gue sedang sibuk sekarang, tapi tetap menyempatkan posting. Karena yang sekarang pendek, hehehe. Aah, gue pengen bisa posting lewat HP ih, aah sebal. Kalo baca doang mah bisa, tapi aku tidak bisa menulis, ihik ihiks.

Doain gue punya HP canggih ya, bloggers. Sekalian iPad tuh, nggak pa-pa, huahahahaha.

Eh, ngelantur.

***

Tadi siang, Firlii nyampein ke gue, kalo band-nya jadi main "Warmness On The Soul"-nya Avenged Sevenfold. Sebenernya tadinya mereka nggak jadi, dan gue juga sudah menyimpan sheet-nya entah dimana. Jadi aja gue kelupaan.

Yasud, gue belajar lagi. Chord mah insyaallah gampang, cuma melodinya itu loh, bro! Susyeeeey.

Akhirnya daripada susah-susah ngebaca sheet, mendingan gue pake sistem watch-and-learn saja. Sistem yang sudah gue pakai sejak lama. Gue pun akhirnya search di YouTube, dan menemukan tutorialnya selama 16 menit! Waw, cukup sebentar kan. Dan ya nggak pa-palah pake bahasa Inggris, asal bahasa musiknya gue ngerti toh.

Gue baru bisa lengkap sampe verse ke 1, hiks. Yasud, belajar lagi sajalah, Din.



Terimakasih, KingLucentio yang sudah membuat tutorial ini. Sangat membantu. Ditambah sheet untuk melancarkan, I guess it can be a splash.

Aaah, yasud. Gue ngantuk. Besok masih harus bangun pagi, kan ada pemantaaaapan.

G'night everybody, nice dreams.

Bonsoir :)

Friday, January 29, 2010

Malaikat Juga Tahu

Bonsoir.

Perasaan saya sering banget ngepost ya?
Yaa, nggak pa-pa lah. Gue kalo di rumah kan nggak ada yang dengerin. Mehehe.
Soalnya hari ini Jumat sih, kalo gue di sekolah kan ada temen-temen yang dengerin.

Gue mau nyanyi *lah? Ya gimana mau nyanyi sih, orang ini blog. Kecuali gue ngerekam suara gue ya? Tapi guenya lagi sakiit, jadi aja serak. Jelek kalo nyanyiii. Ntar jadi aib.

Sudahlah, gue tulis aja lirik lagu yang lagi seneng gue dengerin ya?

***

Dewi Lestari - Malaikat Juga Tahu


Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri

Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri
Cintaku yang sejati

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi
Karna tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu

Aku kan jadi juaranya

***

Hehehe.

Ya begitulah. Lagu yang lagi suka gue dengerin tuh 'Malaikat Juga Tahu', mehehe.

Entah kenapa, enak aja denger lagu ini. Kalem, liriknya juga enak, tapi agak maksa. Gue suka Dee, buku-bukunya juga. "Recto Verso", "Perahu Kertas", Trilogi "Supernova" juga. Bagus sih.. Gue paling suka "Perahu Kertas", ada Bandung-nya siiih... *cinta kota kelahiran.

Tapi bukan cuma itu, juga karena tokoh Kugy dan Keenan itu bener-bener.. WOW, gitu. Kugy ajaib, Keenan keajaiban. Begitulah.

***

Plus, gue nyanyi ini... karena gue yakin gue yang menang kalo cinta gue diadu.

Malaikat juga tau itu.

Ya, dia memang nggak lihat, malah mungkin nggak tahu, kalo terkadang malaikat itu nggak bersayap, nggak cemerlang, nggak rupawan. Malaikat juga dikirim untuk kita, dalam bentuk yang berbeda tentunya. Berbeda buat setiap orang.

Gue belum tau siapa malaikat gue, atau gue itu malaikat siapa... tapi, harapan boleh ada kan? Untuk menjadi malaikatnya, dan dia untuk menjadi malaikat gue *ngarep abis. Tapi yah... namanya juga harapan.

Hope is something.

Hope is a wish that you'll give your best effort to make it all come true. And it will.

***

Quick flash.

Hari ini dia senyum lagi :)

Gue lagi minum teh Poci, ngajakin emak pulang. Dia ada di warung sebelah, di tempat teteh nasi goreng. Ya awalnya gue mau langsung pulang aja, nggak bicara apa-apa. Tapi, berhubung emak kenal sama mamahnya dia dan sama dianya, emak gue yang nyapa.

"Eh, ____," gitu. Ya pokoknya namanya disebut.

Senyum aja dia.

Emak gue jalan duluan, terus abis itu memberi isyarat dengan tangan pada gue untuk mengikuti. Akhirnya pas sambil jalan, gue menghadap ke belakang sebentar, diem.

"Hey, ada PR nggak buat Senin?"

"Emmm.. nggak ada," kata dia. Wajahnya masih biasa.

Gue manggut-manggut. Baru mau pamit, dia bilang...

"Eh, ada PR Matik, 138," kata dia. Senyum, matanya netep mata gue.

Gue diem, terus akhirnya sadar kembali setelah ditepuk sama Mang Maman, tukang Martabak Mini. Enak loh *promosi.

Ya abis gue ditepok bahunya, gue langsung,

"Eeeeuh.. Eh! Ya, thanks ya. See you on Monday," terus lari ke emak gue dah, hahaha maluuu.

Tapiii, Mang Maman narik tas gue, terus bilang, "Eh, pacaran aja."

"Iiiih, Mang Maman, mau pulaang..." gue merengek *gahaha.

"Ah, nggak boleh."

Gue langsung nyengir, terus bilang, "Ibu, ibu, aku diculiiiiik..."

Gahahaha, si Mang Maman-nya ketawa, gue juga ikutan. Emak gue geleng-geleng kepala. Ya, gue antara cerdik dan tidak waras emang. Kasian Mang Maman kalo ditimpukin waktu gue bilang gitu. Disangka beneran nyulik entar.

Yaa udah gue dilepas sama Mang Maman.

Pas gue lari ke emak gue, gue menoleh ke dia sedikit lah. Curi-curi pandang.

Dianya ketawa kecil, masih ngeliat ke gue. Hehehehehe.

Aaah, your smile is so unpredictable! Can you please please tell me what it means?!

***

Ya udah pas pulangnya gue malah chat sama dia.

***

Well, nggak banyak yang bisa gue share hari ini. Pulang sekolah jam satu, cuma enam jam sama temen-temen. Biasanya tujuh sampai delapan jam. Aagh, kangen. Nggak bisa ketemu dua hari.

Ya udah.

Bonsoir, everybody.

Friday, January 22, 2010

Musicians

Bonjour, people. Seperti judul di atas, gue mau cerita tentang musisi. Musisi di sekolah gue doang sih, bahaha. Ya tapi yang bisa maen musik tetep aja namanya musisi kan? Kalo salah, ya maap.

Oh iya. Katanya banyak yang nggak bisa baca tulisan blog gue yah? Biasanya pake browser atau OS manapun tetep kebaca kok. Tapi akhirnya gue ganti juga, dengan bantuan teman gue yang hi-tech, si Cepak (Fanny). Maaf yah kalo tulisannya kekecilan, tapi bisa di zoom kok.

***

Oke, mari saya perkenalkan pada anda, yang namanya gitaris. Gue kenal 5 orang gitaris, cuma yang lain fotonya not available, bahahaha. Jadi gue cuma nampilin 3, sahabat-sahabat gue.























Firlii Nugraha, a.k.a. Jambul.


Waktu foto ini diambil, dia lagi maen rythmnya "21 Guns" by Green Day. Ini tadi siang pas mau pulang, mau keputraan dianya juga. Dia maennya bagus loh, gue ngefans sama dia, hahaha. Kalo maen melodi juga jago. Di band-nya dia, dia mainnya juga gitar melodi :)

Tapiii, ada gosip loh. Ada gosip! Kata mamahnya Jubran, gue dijadiin vokalis cewek sama Jubran? Sama band-nya? Ah, nggak mau. Eh, tergantung aja deh. Bingung.




















Muhammad Syahrizal, a.k.a. Ijal, Jeksen.

Waktu foto ini diambil, dia lagi maen rythmnya "Your Guardian Angel" by The Red Jumpsuits Apparatus, sambil nyanyi pula. Jujur aja ya, keputusan Firlii untuk ngangkat dia sebagai vokalis itu salah-salah-bener.
Gue pernah denger dia nyanyiin lagu ini, tapi suaranya nggak teriak, pelan. Lumayan suaranya waktu itu. Tapiii, pas dia lagi nyanyi "21 Guns" bareng si Jubran, beuh. Kumandang setan.

Pas gue bilang begini, Yubi bilang, "Ah, nggak segitunya kali, Din."

"Terus? Segimana?" gue nanya.

"Jiga digegel maung!" katanya Yubi. Artinyaa, "Kayak digigit singa!"

"Bahahahaha!" Imbisil langsung ketawa. Eh, Ijal manyun.

Maap, Jal. Yang bilang kan Yubi, bukan gue yah.

Oh iya, Ijal banyak fans-nya loh, kayak Atsa sama Fullah *dusta abis. Pas pagi-pagi Ijal lagi maen "21 Guns", terus abis itu Fullah sama Atsa dateng ke kelas. Terus abis itu Atsa rikues, "Jal, nyanyi Jal. Ayo Jal..."

"Ah, enggak mau," Ijal menolak.

"Eeeh. Rikues," kata Fullah. "Bisa maen 'Facedown'?"

"The Red Jumpsuits?" Rizal nanya balik. "Bisa atuh," terus langsung main.

Hahaha, dasar.























Akifan Abi Rafdi, a.k.a. Kifan (mantan gue, bahaha).


Gue nggak tau yah dia lagi maen apa waktu lagi difoto *candid semua, kalo nggak salah denger, dia lagi nyobain kunci atau maen "Smoke On The Water"-nya Deep Purple deh.

Karena manusia yang satu ini nih, gue belajar gitar. Udah setaunan gue belajar, kunci ini-kunci itu bisa, beberapa lagu juga bisa. Tapi kalo yang nge-skill ya gue nggak becus-becus amat lah.

Kifan jago maen gitarnya, maen piano juga dia bisa. Udah punya band dia juga. Gue punya lagu-lagunya dia, haha. Ada yang khusus ditulis buat gue, waktu mau putus, heuh. Sekarang mah kamu udah punya pacar baru ya, Kif, yaa? Jaman kapan kaleee ngebahas Kifan tuh. Kisah lama. Bahaha.

Eh, maafkan gue kalo cuma potonya Kifan aja yang quality sama lighting-nya bagus. Soalnya Firlii sama Ijal diambilnya di dalem kelas. Firlii siang-siang, Ijal pagi-pagi. Kifan tadi siang juga, cuma di depan mesjid. Jadi kena cahaya melimpah, bahaha.

***

Sekarang, kita bahas pianis. Piano juga salah satu keahlian gue, tapi sayangnya gue adek gue males banget ngerekam gue main piano. Huh.

Jadi sekarang gue bahas si Muti aja yah.




Mutiara Fadhilah a.k.a. Muti, Mutay

Yeah. Video ini diambil di rumah gue waktu Muti lagi nginep. By the way, maaf kalo quality-nya agak standard, soalnya ini diambil pake camcorder HP gue yang Nokia 6300. Sekarang sih udah ganti.

Muti maen "River Flows in You"-nya Yiruma. Maap ya banyak ketawanya, si Hasya noh, ngganggu aje.

***

Oh, iya. Excel juga bisa maen drum. Excel pacarnya Fullah itu loooh... Bahaha. Gue punya fotonya *nyomot dari blognya Fullah, tapi nggak ada bukti kalo dia bisa maen drum. Gue pernah liat, cuman nggak dipoto waktu itu. Tiap hari Jumat mereka latihan di studio atas, tapi guenya nggak ikut haha.

Daaan...




















Ini dia si Excel, atau gue mah manggilnya pake 'Ecel', mehehe.

Anak ini drummer di band-nya Firlii, anak geng pula. Tapiii, sangat mengejutkan! Excel ini suka nyanyi "Honey Bunny Sweety", lagunya String yang isinya cewek-cewek sok seksyieh. Bahaha. Udah gitu nulerin ke Firlii juga lagi. Aduh! Jeger-jeger nyanyinya "Honey Bunny Sweety".

Pernah pada suatu pagi yang dingin di hari Selasa, gue dateng pagi pas pemantapan. Karena di kelas cuma ada Izzy sama Ijal doang, gue maen ke kelas E yang kelasnya Ecel, karena di sana udah ada Atsa sama Alya, dkk.

Ecel kan dateng tuh, terus naro tas di bangkunya, di seberang bangku yang lagi gue dudukin. Awalnya mah kalem-kalem gimanaaaa gitu. Tapi, tiba-tiba, keluar gumaman dari mulutnya, "Honey bunny sweety..."

Ih, gue sama Atsa langsung ngakak, bahahahahaha. Diikuti sama yang lain. Eh, si Ecel-nya nyengir doang.
Eh, maap ya Pul, saya ngomongin pacar kamu.

***

Eh, tadi gue di sekolah sampe jam 2 loh! *bangga. Iya itu gara-gara emak saya lagi enjoy ngobrol sama temen-temennya, mehehe. Jadi aja gue maen di sekolah sama Fafa, Fullah, Muti, Atsa, Triani, Vivi, sama Salma. Terus poto-poto deh! Haha, bangga abis. Gue fotografernya, jadi nggak ada di potonya.



























































[click to enlarge]

Bahahahaha. Mukanya pada nggak kobe (kontrol beungeut = kontrol muka) yah?

Eh, terus ada kejadian gitu deh pas tadi nungguin itu anak-anak narsis di atas pulang dari McD Simpang. Kan gue lagi jalan sama adek gue (si Ami), terus abis itu si Firlii manggil gue dari tangga mesjid. "Nadine!"

"Apah?" gue menjawab.

"Kok, elo sama ade lo tingginya nggak jauh beda, yah?"

"Heeh. Orang bedanya juga cuma 2 senti!"

"Berarti elo pendek dong?"

Dengan sangat menyesal gue jawab, "Heeh. Ih nggak adil!"

"Aaaah! Copo!" si Firlii berseru. "Cops community!"

"Bahahaha! Heeh tah! Heeh! Copooo!" si Yubi sama Rizal ikut-ikutan. Dih.

Gue menghentakkan kaki. "Aaah, kayak elo kagak pendek aja lo! Cebool!"

"Aaaah!" Firlii mengibaskan tangan.

Ih, sebel. Terus akhirnya kita ngebahas masalah band. Gue pun bertekad, akan giat maen basket dan minum susu Hi-Lo Teen yang banyak. Segalon tiap hari. Yeah!

***

Ah, bosen di rumah. Mau tulis-tulis novel aja lagi. Sekarang gue lagi SMSan sama si Farah, sama si Yubi. Eeeh, Yubi marah-marah. Soalnya nilai SUN Bahasa Indonesianya 90.

Kata gue, "Eh Yub. Eta mah alus keneh atuh, naha make '******' sagala?" <- tadi dia ngomong kata kasar. Artinya itu, "Eh Yub. Itu mah masih bagus dong, kenapa make '******' segala?"

"Soalnya yang 90 itu salah nyentang, Din! Padahal kalo nyentangnya betul bisa bagus," dia jawab.

"Bahaha. Kalo kamu nyentangnya betul nilainya sama kayak aku, beeel," kata gue.

"Nilai kamu berapa?"

"92 dong! Edan somboong ."

"Jago euh."

"Haha, santai weh atuh bel."

"Besok gue SMS minta contekan yah," katanya. Ih culas.

"Ah, embung!" artinya, "Ah, nggak mau!"

"Heeeu..."

Terus gue nanyain PR. Ya udah abis tengkyu, gue SMSan sama si Bule. Sekarang gue lagi makan Hokben, shrimp roll, lalala.

Bonsoir, people :)

Tuesday, January 19, 2010

Almost Free. Almost.

Bonsoir! Gue lagi ketawa-ketiwi gara-gara nonton Opera Van Java, hahaha. Iya lah, gue kan orang gahol *ngakunyaaa. Ih, lucu banget deh OVJ.

Eeeeeeuhm. Gue akan mendeklarasikan sesuatu nih.

Gue bakal masuk ASRAMA.

Yeah, asrama. Nyokap gue udah beli formulirnya, terus gue juga udah mantap tinggal di asrama. Asrama internasional. Dan gue harus lulus. Harus lulus 100%.

Laptop kesayangan gue ini bakal di bawa. Dan gue nggak tau apakah gue masih bisa posting atau enggak. Tapi yang jelas, sebentar lagi UASBN, dan gue nggak punya banyak waktu untuk posting. Tapi ya kalo ada waktu luang, InsyaAllah, gue sempetin posting.

Dengan masuk asrama, gue hampir bebas. Almost free. Almost.

***

Eh, hari ini si Rizal nggak masuuuk. Tapi yah, hari sekolah tetep asik sih, walaupun ada minus-minusnya.

Oh iya, milad (ulang taun) sekolah gue April nanti, loh! *bangga. Katanya band-nya Firlii mau audisi biar bisa tampil di sana. Eeeh, nggak ada angin, nggak ada ujan, gue ditawarin jadi keyboardist.

Say what?

Ya udah lah, gue manggut-manggut. Terus Firlii ngirimin lagu yang bakal dia kirimin ke HP gue. Lagunya Avenged Sevenfold yang "Warmness on the Soul". Firlii emang seneeeng banget ama Avenged Sevenfold, Synyster Gates. Gue juga suka sih sama Syn, tapi gue lebih-lebih ke Parawhore, hahahaha.

Waah, pianonya! Nge-skill abis. Tapi sebulanan cukup lah gue mah.

***

Ada pelajaran drama Bahasa Sunda tadi. Si Revaaa, Mr. Autis yang superjenius-tapi-suka-ngamuk, nggak dapet pasangan *dua orang-dua orang, karena jumlah murid waktu itu ganjil. Karena Rizal sama Fadhlan nggak masuk.

Tapi dia nangis! Ngamuk tiba-tiba. Nggak sabar mau meranin drama.

Ya udah, Pak Nurdin *guru Bahasa Sunda gue, nyuruh Firlii, yang udah maen duluan sama Yubi, untuk jadi temen main Reva.

Firlii mah mau-mau aja. Katanya dia bintang tamu.

Pas dia maju ke depan, bareng Reva, selama Reva ngeset panggung, gue bilang, "Firlii! Mbul, beungeut eta sakuaaan... Cupu pisan lah... Hehehehehe..."

Artinya: "Firlii! Mbul, Muka itu kantongiiin.. Cupu banget lah... Hehehehehe..."

Sama si Firlii dijawab, "Heeh nya, Din? Cupu pisan."

Mereka pun mulai ekting. Pas adegan klimaksnya, yang dimana si Reva itu panik karena duitnya ilang, si Reva itu benar-benar menghayati, pake nangis segala.

Si Firlii terbelalak. Kaget. Dia langsung netep Reva, Pak Nurdin, gue sama Farah, temen-temen sekelas. Sumpah lah... tampangnya Firlii waktu itu kayak Raffi Ahmad! Tapi cakepan Firlii laah, jelas.

Dia langsung terbakar semangatnya dan mulai beradu akting sama Reva. Akhirnya, nilainya dikasih plus. Uh, enak.

Oh, iya. Hari ini ulangan pembacaan beritaaa, haha. Selama nungguin giliran gue, gue dengerin musik tuh di luar. Terus gue muter "Warmness on the Soul". Plus, lagu-lagunya Boys Like Girls; "Love Drunk", "Holiday", "Let Go", "Contagious", "She's Got a Boyfriend Now", sama Forever The Sickest Kids's "She Likes". Hahaha.

I really am a music freak.

Pas giliran Firlii, kan setelahnya tuh giliran gue, gue pun masuk ke kelas bareng Firlii kan. Ya udah diem, gue duduk. Tapi di dalem ada temen-temen. Ya udah gue biarin.

Si Firlii duduk di depan Pahe, terus berdehem. Siap-siap mau baca berita. Tapiiii, yang keluar dari mulutnya justru...

"Pak, yah, bapaak. Ini nih, cewek-cewek jangan pada ngeliatin dong, ah, apa siiih?"

Ya ampun, gue ketawa. "Sok jaim lu, Mbul," kata gue.

"Apa sih, Nadiiine? Udah diem lo ah," meletlah Firlii.

Pas udah giliran gue, eeeh... si Firlii sama si Yubi ngegoda terus ih, ngeganggu aja, bete.

***

Ooooooh, iya!

Kakaknya Fullah bisa masuk ke konser Boys Like Girls nanti di Tennis Indoor Senayan yang 25 Januari nanti. Iiiiih, jeles!

Fullah ngajakin gue, sama Atsa tuh mau ikut, haha. Nanti ah, mau ijin sama mother-father dulu.

Iiiiiikh. Jeles, Puuuuull!

Si Cameuhmeuh aku ajakiiin yaaaaah... :P

***

Daan, dengan gue masuk asrama nanti, gue akan merasa lebih bebas, sekaligus lebih terkekang. Tapi yah, pokoknya keputusan gue sudah mantap. Gue akan mengenang mereka-mereka di bawah ini...

























Rizal dan Firlii. Waktu masa penyewaan buku kita jaya, haha.




















Ulang taun Bu Aning, wali asuh kita. Salah satu dari banyak hal yang bikin kita semua kompak. Ini habis kita menang lomba padus, kan? Masanya kita jaya! Hikss...
























Waktu kita foto untuk Buku Tahunan, satu-satunya kenangan sebelum kita lulus :')
Bawah: Sarah, Pahe, Shafa
Atas: Farah, Fafa, gue :)



















Manusia-manusia famous bin gahol. Cewek-cewek yang suka ngumpul di koridor dan di depan mesjid. Sisterhood yang paling rame! 6th grader girls rocks!

Huaaaaaaaaa! Hiks, hiks.

Sedih.

***

Besok ada pemantapan pagi! Dan gue belum ngerjain PR. Gue harus bangun pagi besok.

Bonsoir everybody! :)

Sunday, January 10, 2010

I Feel Like Dancing (in Romanticism)

Bonjoir, people.

Di rumah gue lagi gelap nih, lagi hujan, angin gede (sampe bunga-bunga di taman gue tumbang semua!), petir menggelegar beruntun.. bikin suntuk, bete, sama takuuuuut. Nervous banget gue, bikin nggak santai aja nih.

Oh iya, diriku ingin bercerita.

Sebenernya ini cerita gue tulis di jurnal gue tadi pagi, jam 02.23 kalo nggak salah, ya. Tapi laptop gue lagi dipake bokap buat ngedit foto pake Photoshop, soalnya laptop-nya si babeh lagi rusak. Ya udah sama gue dipinjemin.

Oke? Kita mulai, yaaa...

***

Insomnia gue nggak sembuh-sembuh. Ternyata Bio-G (merek gelang kesehatan gue) emang nggak efek yah. Uuuuuuggh, duit melayang.

Karena nggak ngantuk, gue nyari kerjaan, daripada terpuruk di kasur nungguin jam lima pagi. Gue pun gambar-gambar komik, baca novel (Thirteenth Tale bagus loh!), sama dengerin musik lewat earphone.

Waktu lagu "Kid"-nya The Pretenders diputer, gue langsung inget alasan gue mendownload lagu ini. Film "17 Again". Yeah, gue tau kalo gue sering ngebahas film ini, tapi yah.. gue emang lagi suka
♥.

Gue keinget adegan waktu Mike/Mark (Zac Efron) dansa sama Scarlett (Leslie Mann) sebelum si Scar itu pergi ngedate sama si Dean, pacar barunya. Diiringin sama lagu "Kid" (acoustic), background-nya taman yang banyak lampu kelap-kelipnya, terus kompakan pake gaun sama kemeja warna hitam, dancing slowly, in romanticism.

Yeah! It's really ROMANTIC! I'm lovin it.

Kalo liat tuh jealous, kayak liat putri sama pangeran dansa di dongeng, kan. Dan gue itu cewek yang sangat, sangat, SANGAT menyukai dunia dongeng (fairytale). Gue bahkan punya julukan Queen, auhaehaehaeha. Di kelas gue bahkan ada King, Maid, Knight, Joker, Prime Minister, Duke and Duchess, Alchemist, daaaan tokoh kerajaan lainnya. I love them, my class *smooch*.

Gue tau, kalo gue itu cewek yang nggak identik sama "romantisme", karena gue itu ke tipe-tipe rebellious-have fun-chat alot-everyone knows you, jadi yah.. gue menganggap romantisme itu... cheesy. Garing. Cenderung lebay.

Tapi sekaraaaang... seperti yang udah gue ceritain di postingan sebelumnya, gue lagi seneng nonton yang cinta-cintaan, dari yang CHEESY sampe yang bikin gue bilang "Aaaaawww... so cute!" dan nyeloteh seterusnya.

So.. gue memasang earphone di telinga, memutar lagu "Collide"-nya Howie Day yang cocok buat lagu dansa slow, berpura-pura menari kesana-kemari, sambil nyanyi.

I'm quiet you know
You make a first impression
I've found I'm scared to know
I'm always on your mind

Even the best fall down sometimes
Even the stars refuse to shine
Out of the back you fall in time
I somehow find you and I collide

Waaaaaaaaaaaaaaaa!

Gue tidak bisa menahan kata-kata, "Aduuuuh.. romantis banget", "Jealous gue sama putri-putri di dongeng", "Kenapa fakta tidak seindah fiksi?! Kenapa dongeng lebih kuat dari realita?!", dan sebagainya.

Sebagai anak kecil, gue berpikir BESAR. Dan gue tidak bermain-main dengan kata "BESAR".

Gue menggunakan imajinasi gue 24 jam sehari. Mata gue bukan mata manusia biasa, mata gue memandang luas dunia gue sendiri. Di dunia gue, terserah gue, apa orang mau pake kolor di kepala, berbicara sama ayam, pokoknya gue suka, dan gue bisa tertawa. Dan kalo sedih, gue bisa menangis. Di dunia gue, gue berekspresi dengan BEBAS seBEBAS-BEBASnya.

Yap. Cukup melantur.

Terus gue menulis kayak begini di jurnal gue:

I Feel Like Dancing

Aku mau berdansa. Aku seperti terhipnotis saat mendengar alunan musik. Kakiku dihentakkan, tanganku menjentikkan jari mengikuti irama. Imajinasi mulai bermain dengan otak, mengirimkan sinyal pada mataku untuk memandang visi di dunia lain.

Seperti hantu yang transparan, aku menonton seorang putri berbalut gaun putih yang mewah, berdansa dengan pangeran berjubah hitam. Dan tidak, dia tidak memakai celana dalam labu seperti di buku dongeng klasik. Wajahnya tampan, he's a real prince charming. Mereka berdansa di lantai dansa yang luas. Megah, dengan lantai marmer dan tiang bersepuh emas.

Aku iri. Kenapa imajinasiku bisa lebih baik dari kenyataanku? Kenapa fiksi bisa lebih kuat dari fakta? Kenapa dongeng ~yang merupakan omong kosong belaka, bisa jauuuuh, jauh lebih menggoda, lebih nikmat dari realita? Realita yang berdasarkan fakta, bukti-bukti konsisten dan kedudukan Tuhan yang permanen? Oh. Hidup tidak adil, memang. Tidak dan tidak akan pernah adil.

Lupakan rasa iri, dan fakta bahwa hidup tidak adil. Aku harus berdansa. I'm gonna make my way by dancing. We have to Dance, Dance to Revolution.

And so... My ears are clogged by my white earphone, playing "Belle of The Boulevard" by The Dashboard Confessionals. Yeah.. Life is always hard, for the Belle of The Boulevard...

And now, because of songs, melodies, and dance steps. I feel like dancing. Dancing my way to REVOLUTION.


Gyahahahaha. Pengen ketawa gue bacanya.

Tapi gue serius lho. Gue harus berdansa menuju revolusi gue. Nice and easy, step-by-step to success, kayak berdansa. Kalo terburu-buru gerakannya bisa melenceng dan hancur, dan kita harus bertahap menguasainya kan? Jadi, let's dance to revolution!

Wednesday, January 6, 2010

Love Movies, Cinemas, and Reality

Bonsoir, amis.

Gue lagi sebel. Sangat sebel. Benar-benar sebel.

***

Belakangan, gue sangat kecanduan nonton DVD. Dan selain DVD horor, komedi, dsb yang gue kasih liat di post sebelumnya, gue pun kecanduan nonton film cinta-cintaan, dari yang romantis semua sampe yang seling komedi *punya emak sama babeh gue (jaman jebot) :P

Semua genre movie sebenernya gue tangkringin. Asal ceritanya seru aja. Kayak "Devil Wears Prada" gitu, gue suka lho, ahahahaha. Soalnya rame, gue suka pas si Andrea (Anne Hathaway) jadi stylish gitu kan keren.

Eh.. gue jadi ngelantur. Ayo kembali.

Yup. So, gue nangkringin beberapa film romantis jaman baheula, ada yang gue tonton di DVD, ada juga yang di HBO atau StarMovies. Di lemari DVD, gue nemu beberapa film cinta, di antaranya:

  • Drew Barrymore's "Never Been Kissed"
  • Jennifer Lopez's "The Wedding Planner"
  • Renee Zellweger's "Bridget Jones' Diary"
  • Anne Hathaway's "Princess Diaries 2: The Royal Engagement"
  • Leonardo DiCaprio's "Titanic"
  • Adam Sandler's "50 First Dates"
  • Disney Pixar's "Wall-E"
  • Katherin Heigl's "27 Dresses"
  • et cetera..
Yah, jelasnya masih banyak film yang gue temuin di situ. Dari yang tahun 1990-an lah gue nemu. Terus ada yang soundtrack-nya enak-enak, jadi gue download. Yah, gue tuh maniak banget sama film dan musik.

Sekarang gue rada males nonton film Indonesia. Yang bikin gue males tuh, bagian pornografinya. Sekarang kan udah ada undang-undang tentang pornografi, tapi masih aja para penulis naskah dan sutradara tuh, meng-approve begitu saja film tersebut. Duiiiit doang incerannya. Soalnya emang sekarang orang doyan yang bokep-bokep sih.

Lagian, sebenernya kan film itu udah di-rating. Di luar negeri ada:
  • "G" / General Audiences : Semua Umur
  • "PG" / "Parental Guidance" : Bimbingan Orang tua
  • "PG13" / "Parental Guidance for Under 13" : BO untuk anak di bawah 13 tahun
  • "R" / "Restricted" : BO untuk anak di bawah 17 tahun
  • "NC-17" : 17 tahun ke atas
Sumber: Wikipedia

Yap, nggak kayak kita di Indonesia, di luar negeri aturan kayak gini berlaku. Sekarang, kalo gue surfing di Internet, gue suka menemukan shortcut untuk situs-situs yang menyediakan video porno, baik yang real, atau yang animasi. Gilaks. Dan gue menemukan situs yang menyediakan semua itu tadi, tapi kita harus membayar, 10.000 USD untuk makan semua itu. Najis banget.

Emang sekarang orang doyan yang bokep-bokep sih, ya. Si Rizal juga, seriiiing banget dia ngomongin Maria Ozawa, ngomong yang bokep-bokep lah, Rizal mah. Ngomong "Sexy Teachers", ughh.. cowok sarap. Jarang banget orang ngomong mau nonton film "Emak Ingin Naik Haji".

Gue salut sama script-writer sama sutradara yang bisa bikin film bagus dan laris tanpa ada bokep-bokepnya sedikitpun. Mau ngomong kek, gesture kek, pokoknya nggak ada satupun detil bokep-bokep.

Ya, emang seiring globalisasi, walaupun nggak nonton di bioskop, download film di internet *gue juga melakukannya, atau beli bajakan aja.

Gue bener-bener nggak ngerti, gimana caranya black market DVD mendapatakan video untuk disc-nya, padahal film itu belum keluar di bioskop. Kayak nyokap gue, beli "Alvin and The Chipmunks 2: The Squeakquel", itu kayaknya video hasil rekaman, karena kameranya goyang, banyak suara orang awam, dan nggak selesai sampe akhir. Dan akhirnya gue nonton juga di bioskop.

Terlepas dari rating, sebenernya film-film Indonesia tuh melanggar UU pornografi juga sih. Gue baca-baca buku diktat dan kuliah emak gue jaman baheula, dan yah menemukan sejumput ilmu dari sana. Terus gue baca-baca lagi Wiki, koran dan nonton berita.

And, I decide, not to watch X-rated (NC-17) movies. Karena gue juga sebentar lagi 13 tahun, jadi gue tidak perlu khawatir dengan PG13 movies. Bahahaha.

Gue mau nonton film "Slum Dog Millionaire" aja ah, gue belum sempet nonton. Hehehehe. Oh, gue suka soundtracknya, "Jai Ho (You Are My Destiny)" by The Pussycat Dolls feat Ar Rahman. I'm lovin it *McD.

***

Oh, iya. Tadi di awal post gue bilang gue lagi kesel, kan?

Ya, gue sangaaaaaaat kesal. Karena gue udah deg-degan menunggu seseorang, dan dia nggak nepatin janjinya. Bete.

Dan... tidak, dia bukan pacar gue.

Well, that's all I guess.

Jusqu'à la prochaine réunion par écrit! Bonsoir, amis!